Puskesmas Mantup merupakan Puskesmas Rawat Inap yang berada di perbatasan selatan Kabupaten Lamongan.

“Puskesmas Mantup Kab. Lamongan Jawa Timur, merupakan salah satu Puskesmas dengan Tempat Tidur, yang menerima pelayanan rawat inap. Juga termasuk Puskesmas yang ditunjuk sebagai tempat layanan penderita Covid saat terjadi KLB dikala itu. Sebagai Puskesmas yang lokasinya di pedesaan, berjarak kurang lebih 20 kilometer dari pusat kota, Puskesmas Mantup dipersiapkan untuk dikembangkan menjadi salah satu Rumah Sakit di wilayah perbatasan sisi selatan Kabupaten Lamongan” ujar dr. Bambang Heru Wuryanto, M.Kes
Visi Puskesmas Mantup adalah terwujudnya kejayaan Mantup yang sehat dan berkeadilan. Misi Puskesmas Mantup adalah meningkatkan mutu pelayanan kesehatan yang efektif dan efisien, menyelenggarakan pelayanan kesehatan yang profesional dan mendorong peran serta masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Mantup. Motto Puskemas Mantup adalah “pelayanan yang mantap, mudah aman nyaman terampil aspiratif dan peduli pelayanan kesehatan di Puskesmas”.
“Mendapatkan dukungan yang nyata dari tokoh masyarakat, lintas sektor, swasta dan stakeholder lainnya. Sehingga pada gilirannya program yang ditargetkan bisa tercapai dengan baik. Serta tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan Puskesmas sudah baik” ujar dr. Bambang Heru Wuryanto, M.Kes

Puskesmas Mantup telah melaksanakan re-Akreditasi pada tanggal 18 Juli 2023 (daring) dan 21-22 Juli 2023 (luring) dengan Surveior dr. Susana Indahwati dan dr. Bambang Heru Wuryanto, M.Kes dari LPA Lipa Mitra Nusa dengan hasil akreditasi PARIPURNA.
Menurut surveior LPA Lipa Mitra Nusa yang melakukan survei akreditasi di Puskesmas Mantup.
“Suasana dan tempatnya asri dan seluruh pegawai ramah sehingga hal itu yang menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat dan untuk persiapannya baik sekali dan terkesan mereka siap untuk akreditasi ”, ujar dr. Susana Indahwati.
“Bangunan gedungnya representatif, dengan tata graha yang tertata dan bersih, halaman parkir cukup memadai dan aman dengan petugas keamanan nya, dan lahan terbuka hijau masih cukup luas sedangkan untuk Sumber daya manusia dari tenaga medis, tenaga keperawatan dan tenaga kesehatan lainnya, serta tenaga non kesehatan sudah mencukupi. Sumber daya untuk fasilitas penunjang pelayanan baik listrik, sumber air dan oksigen sudah tersedia 24 jam dalam sehari dan 7 hari dalam seminggu. serta sumber daya untuk kegiatan program layanan termasuk kendaraan bermotor roda dua dan roda empat sudah tersedia”. Ujar dr. Bambang Heru Wuryanto, M.Kes

Leave a comment